Senin, 05 September 2016

Version 1


Mockingbird dari USA



[prolog]

Sebuah permainan kata

Melayang begitu saja

Saat sang dosen memberikan tugasnya

Bukan, bukan itu yang ingin kuceritakan pada kalian



[Verse 1]

Ini tentang pencurian

Pencurian yang sebenarnya perebutan nama

Tahukah kalian wahai para tak tahu malu?

Siapa yang duluan menuliskan namanya di kertas?

Dan di mana namanya pertama kali tercantum, sebagai bagian dari kelompokku?

Aku tak tahu siapa kalian, yang berani klaim atas perebutan hak

Tapi ku coba resapi, mungkin ini karena ketuanya aku

Jadi kau provokasi dia agar tak ikut bagian dari kelompokku



Ku sebut saja kelompokku “Mockingbird”,

Terinspirasi dari Slime Shady

Hanya ada aku,

Kemudian ada si Devi

Lalu, karena otak gila ini melihat absensi berwarna kuning,

Segera kutulis nama Lala di bawahnya

Namun kau tahu, sebelum kami menuliskannya

Terlebih dulu nama Elok lah yang menempati posisi ke-3

Kau tahu, meskipun ini curang tapi inilah yang dinamakan cerdik



[Reff]

Dan kalian, meskipun

Dia telah kau ambil

Kami tetap berdiri

Meskipun berdua

Tanpa si Elok

Kami tetaplah “Mockingbird” dari USA



[Verse 2]

Dan untuk kau, fucking bitch

Enyahlah dari pandanganku

Kalau bisa, ambil saja di Devi atau Lala

Aku tetap bisa sendiri sebagai

“Mockingbird” dari USA

Dan ku tak sendirian, karena ada Slim Shady



Sorry Eminem,

Aku gunakan judul lagumu sebagai nama kelompokku,

Sorry aku juga pakai dirimu sebagai jiwa yang ke-2

Tapi kau tahu, Eminem, aku sungguh benci

Benci dengan ketidakadilan ini

Maka kutulis tentangmu agar mereka jatuh telak

Setelah mendengar rap-mu



Kau dengar itu?

Ku ulangi lagi



[Reff]

Dan kalian, meskipun

Dia telah kau ambil

Kami tetap berdiri

Meskipun berdua,

Tanpa si Elok

Kami tetaplah “Mockingbird” dari USA



[Epilog]

Telingamu sakit? Huh!

Dengar, Eminem, ini bukan cuma ketidakadilan

Tapi bagiku, it’s enough

And thank you very much

Jumat, 02 September 2016

Kau Ingin Aku Buat Jatuh?

Pernahkah kau merasakan penderitaan
Di atas asumsi bahagia orang lain?
Apakah kau pernah di diskriminasi
Karena dirimu di anggap berbeda?

Sebagai pena yang tertulis
Aku menganggap itu ada
Dan saatnya aku keluar
Muak dengan segalanya

Wajah yang tak pernah menangis
Di balik topeng yang gila dan tajam
Yang tak dapat menampung tubuh ini

Tapi mereka semua menganggap
Itu hanya permainan belaka
Mereka bilang hanya canda yang tak berguna
Tapi terlanjur masuk ke dalam unsur otak
Takkan hilang dan lepas begitu saja

Ketika semua tertawa
Berbicara dalam kebisingan
Yang jelas tidak terlihat olehku
Tapi ekorku bisa mendengarnya
Tawa yang menyeramkan
Bisikan setan yang membara
Amarah dalam hatiku

Ku bisa rasakan
Dan ingin ku balas
Cabik mulutmu
Mungkin tenggelamkan ucapanmu yang konyol
Menjijikan!
Berteman bagaikan pedang
Lebih baik bersembunyi
Tidak
kali ini aku akan hadapi
Tapi dengan setumpuk sampah
Yang akan masuk ke dalam perutmu

Lihat itu!
Kau mulai menggeliat
Seperti ulat yang menjijikan

Lagi, lagi... aku pikir
Tiada maaf lagi untukmu